Rabu, 10 Oktober 2018

Penjelasan lengkap tentang Cabai Ungu


Cabai ungu atau disebut juga dengan cabai Jepang. Cabai ungu tidak banyak dikenal ataupun tumbuh di Indonesia. Cabai ungu ini berbentuk seperti cabai rawit pada umumnya namun yang membedakan adalah warnanya yaitu ungu. Jika pada umumnya cabai memiliki warna hijau, kuning, dan merah, cabai yang satu ini memiliki warna ungu. Bagi pecinta tanaman hidroponik dan budidaya tanaman mungkin tidak asing dengan cabai ungu ini. Namun untuk konsumen umum masih jarang yang mengetahuinya.

Bentuk buah yang berwarna ungu dan tidak jauh dengan bentuk buah cabai pada umumnya, biasanya jenis cabai ini banyak di budidayakan untuk pasaran tanaman hias yang di tanam di polybag. Cara budidayanya pun sangat mudah karena di sisi lain tanaman cabai ungu kuat terhadap hama dan penyakit namun tidak menutup kemungkinan untuk terserang penyakit. Bunganya terbentuk di ujung rating, berwarna ungu dan tumbuh tunggal. Pada buah memiliki ukuran kecil, panjang 1-3 cm. pada umur buah dari kecil sampai masak, buah ini berwarna ungu. Namun saat tua, warnanya berubah menjadi ungu kemerahan. Uniknya lagi, buah ini tidak tumbuh ke bawah, melainkan tegak menghadap ke atas.


Cabai ungu memiliki fungsi yang sama seperti cabai lainnya yaitu bisa digunakan sebagai sayuran, bumbu, dan penyedap makanan lainnya. Warna ungu pada cabai ini dikarenakan kandungan antosianin yang berfungsi sebagai antioksidan yang cukup besar. Kandungan ini dan juga kandungan lainnya pada cabe ungu memiliki manfaat yang baik untuk kesehatan,antara lain :

1. Mencegah aterosklerosis

Cabai ungu memiliki kandungan zat capsaicin yang berfungsi untuk mengurangi kadar lemak dalam darah sehingga mengurangi sumbatan lemak yang menumpuk dalam pembuluh darah. Penumpukan lemak pada pembuluh darah atau aterosklerosis berpotensi menyumbat aliran darah pada tubuh Anda yang akan menyebabkan stroke. Konsumsi cabai ungu ini secara rutin, dapat mengurangi resiko terjadinya strok akibat aterosklerosis.

2. Menyembuhkan luka

Cabai ungu juga memiliki kandungan vitamin C dan betakarotin yang tidak kalah dengan jenis cabai lainnya dan juga buah buahan seperti jeruk, pepaya, semangka, mangga, dan lainnya. Vitamin C berfungsi juga dalam regenerasi sel untuk penyembuhan luka. Selain itu Anda juga bisa mengolah cabai ungu ini untuk penyembuhan luka terbuka. Caranya yaitu keringkan cabai ungu, lalu tumbuk sampai lembut menjadi bubuk. Taburkan bubuk cabai ungu tadi ke bagian luka yang terbuka. Meskipun cabe ini terasa pedas saat dimakan, namun cabai tersebut tidak akan memberikan rasa perih, justru rasa nyeri pada luka Anda akan semakin berkurang dan perdarahannya pun dapat berkurang. Luka menjadi lebih cepat sembuh dan kering.

3. Meningkatkan nafsu makan

Rasa pedas yang dimiliki cabai sebagai sensasi pada mulut saat mengkonsumsinya, membuat beberapa orang menjadi ketagihan. Sensasi pedas tersebutlah yang mampu meningkatkan nafsu makan seseorang sehingga asupan makanan pun menjadi lebih banyak karena perasaan nikmat yang dirasakan. Karena rasa nikmat tersebut membuat orang yang memakannya ingin tambah dan tambah lagi. Maka itu tidak jarang jika cabai digunakan sebagai pendamping makanan.

4. Menangkal radikal bebas dalam tubuh

Kandungan zat capsaicin pada cabai ungu berfungsi sebagai antioksidan. Antioksidan dalam tubuh berfungsi menyerap partikel partikel radikal bebas yang berasal dari udara yang dihirup, makanan junk food yang dimakan, dan partikel partikel kotor lainnya yang masuk ke dalam tubuh. Antioksidan inilah yang berfungsi membersihkan tubuh Anda dari kotoran partikel yang masuk sehingga menjaga tubuh Anda tetap sehat.

5. Meningkatkan imunitas

Konsumsi cabai ungu ini juga dapat mempengaruhi sistem imunitas tubuh Anda dengan kandungan vitamin C dan aktioksidannya. Selain itu kandungan anti bakterialnya juga mampu mempertahankan kekebalan tubuh dari paparan patogen penyebab penyakit. Kekebalan tubuh atau imunitas yang meningkat membuat tubuh Anda lebih kebal terhadap penyakit atau infeksi.

Manfaat cabai ungu sangat banyak untuk tubuh. Konsumsi cabai ungu dalam bentuk pelengkap makanan, bumbu makanan, ataupun bubuk cabai mampu membantu meningkatkan kesehatan tubuh dengan berbagai cara. Manfaat cabai ungu bisa diberikan dari dalam dengan cara mengkonsumsinya ataupun dari luar dengan cara mengoleskannya langsung. Berbagai manfaat baik dari cabai ungu ini dapat dijadikan alternatif makanan untuk pola hidup sehat, pengobatan alternatif untuk beberapa penyakit ataupun kedua manfaat tersebut yaitu sebagai bahan makanan sehat yang memberikan pengaruh pada kesehatan tubuh.

Senin, 01 Oktober 2018

Fungsi Kuku Pada Jari Manusia

Disadari atau tidak, terkadang keberadaan kuku tidak terlalu diperhatikan dengan baik. Memang secara sekilas banyak anggapan bahwa kuku tangan atau kuku kaki tidak memiliki fungsi yang signifikan dalam tubuh, namun banyak yang tidak mengetahui bahwa jika kesehatan kuku diabaikan, maka akan timbul bermacam penyakit yang dapat menyerang kuku Anda.



Apa itu kuku? Mayoritas orang berpikir bahwa kuku adalah bagian dari tulang, namun sebenarnya pendapat tersebut tidak benar. Kuku manusia terbentuk dari materi protein yang disebut dengan keratin. Keratin membentuk serat, keratin inilah membuat kuku menjadi tangguh dan kuat.

Seperti kita semua ketahui, kuku adalah bagian tubuh yang tumbuh di ujung jari, menutupi ujung jari tangan dan kaki. Daerah di bawah kuku memiliki banyak ujung syaraf. Ujung syaraf inilah yang memungkinkan Anda untuk menerima informasi tentang obyek yang akan Anda sentuh.

Lalu apa sebenarnya fungsi kuku yang ada pada ujung jari kita?

 1. Melindungi ujung jari dan bagian sensitif di dalamnya
Tanpa kuku, ujung jari kita hanya akan terdiri dari daging dan lapisan kulit yang tipis. Dengan adanya kuku, ujung jari kita akan terlindungi dengan baik, begitu juga dengan syaraf-syaraf penting di dalamnya.

 2. Memperkuat ujung jari
Dengan adanya kuku, kita dapat mengangkat suatu benda. Tanpa kuku, kita akan mengalami kesulitan dalam mengambil dan mengangkat suatu objek.

 3. Memberi sensifitas daya sentuh
Pada ujung jari terdapat banyak reseptor yang berfungsi menghantarkan rangsang sentuh saat menyentuh sebuah objek, sehingga kita dapat merasakan sentuhan dengan objek tersebut. Dalam hal ini, kuku dapat memberi sensifitas atau mempertinggi daya sentuh.

 4. Melindungi dari kotoran
Kulit ari pada pangkal kuku berfungsi melindungi dari kotoran.

 5. Menggaruk anggota tubuh yang gatal
Saat kita merasakan gatal pada suatu bagian tubuh, kita dapat meredakan rasa gatal tersebut dengan cara menggaruknya secara perlahan pada bagian tubuh yang gatal. Agar tidak menimbulkan infeksi atau lecet saat kita menggaruk bagian tubuh yang gatal, kita harus selalu membersihkan dan memotong penduk kuku-kuku kita.
   
 6. Memberi nilai estetika atau keindahan
Jika dirawat dan dipotong secara baik, maka kuku juga dapat memberi nilai estetika atau menambah keindahan pada jari-jari kita.

Demikianlah informasi singkat yang dapat saya sampaikan kepada Anda. Semoga setelah membaca uraian di atas, kita semakin sadar untuk merawat dan menjaga kebersihan kuku kita, tidak hanya kuku tangan, namun cobalah menyisihkan sedikit waktu untuk memberi perhatian khusus pada kuku kaki.